Langsung ke konten utama

Riau siap mengikuti aturan kebijakan minyak goreng curah gunakan KTP dan PeduliLindungi

Gambar
Lintas FKWI INHIL.comPemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Riau siap mengikuti aturan kebijakan minyak goreng curah gunakan KTP dan PeduliLindungi. Pasalnya, pemerintah pusat mulai 11 Juli 2022 mendatang akan mewajibkan penggunaan KTP dan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat membeli minyak goreng. Namun, sebelum kebijkan ini diterapkan, pemerintah akan melakukan sosialisasi mulai Senin 27 Juni 2022 hingga 10 Juli 2022 mendatang. "Kita siap, tapi hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait pelaksanaannya," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop Riau Lisda Erni, Selasa (28/6/2022). Lebih lanjut Lisda menjelaskan, setiap ada kebijakan baru dari pemerintah pusat, selalu diikuti dengan pertemuan melalui zoom kepada semua daerah. Sehingga pemerintah daerah mendapatkan gambaran terkait pelaksanaan kebijakan tersebut di tingkat daerah.

seseorang warga tembilahan diterkam buaya menagalami 24 jahitan.


 Lintas news com Inhil Riau  - Seorang gadis remaja bernama Dea (16) tahun nyaris saja diseret buaya ke dalam air saat dia keluar dari WC usai Buang Air Besar (BAB).

Rumah Dea berada di Jalan Kayu Jati Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir merupakan pemukiman ramai penduduk. Peristiwa ini terjadi Selasa, (7/12) pagi.

Pemukiman warga yang berada di Jalan Kayu Jati tepat berada di pinggir parit (sungai,red) kebanyakan menggunakan WC (jemban,red) cemplung ke sungai.

Sehingga saat air pasang posisi jerambah menuju jamban sangat dekat dengan air. Memungkinkan hewan predator air seperti buaya.

Menurut keterangan saksi, Saat kejadian tersebut, korban usai membuang hajat, dan saat hendak keluar dari pintu WC (Jamban,red) secara tiba tiba sosok buaya yang belum tau pasti ukurannya tersebut menyerang bagian kaki sebelah kanan Dea.

"Jadi, kejadian tersebut terjadi sekitar jam 7:00 pagi, dengan kondisi air masih dalam, pada saat itu sebelum berangkat ke sekolah, korban hendak buang air besar, ketika sudah selesai dan ingin keluar dari pintu jamban, Buaya itu langsung menyambar," ujar Sertu Jondri Babinsa tembilahan Hulu Koramil 01/Tembilahan.

Ketika di Terkam Buaya, Dea langsung berteriak meminta pertolongan. Mendengar anaknya menjerit orang tua Dea langsung berlari kebelakang rumah lalu menarik Dea dari terkaman buaya.

Beruntung Dea masih bisa diselamatkan dari terkaman Buaya, hanya saja kaki kirinya mengalami luka robek yang cukup parah dibagian atas telapak kaki, dan saat ini korban mengalami perawatan dengan luka jahitan sebanyak 24 jahitan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asal-usul Nama Kota Tembilahan

maraknya peredaran judi togel online yang menjual secara terbuka

sekolah akan dibuka pada tanggal 15 Februari 2021